Sabtu, 16 April 2016

manusia dan keadilan



Keadilan






setiap orang sebenarnya tidak pernah merasa adil yang namanya keadilan akan didapatkan dengan kerakusan, kebiadaban dan ketamaan setiap orang sampai pada puncakny tetapi jika orang2 seperti itu belum merasakan kejenuhan maka keadilan tidak pernah terselesaikan layaknya seorang pemimpin yang berusaha dirinya untuk adil tetapi sesungguhnya sulit bagi dia untuk berbuat adil.karena harta dan kekuasaan yang dimilki adalah hasil jebakan politik untuk mendominasi

seperti halnya kakek Hadi yang setiap hari berkeiling berjualan,uangnya pun tak sepadan dengan keringatnya yang semakin hari semakin remuk badan.dia selalu menunggu kapan keadilan datang dengan kejujuran keadilan untuk orang-orang sepertinya hanya omongan angin saja yang tak pernah didengarkan oleh pejabat negri.semoga pesan keadilan untuk masyarakat bawah tentang negri didengarkan.  Dan bersyukur itu tidak berhenti pada menerima apa adanya saja,tetapi utama bekerja keras untuk mengadakan yang terbaik itu perlu.

penderitaan

seorang nenek dengan tikar




Penderitaan adalah sesuatu yang pernah dialami setiap orang, jika kita tidak mengenal penderitaan, maka kita tak akan termotivasi untuk bergerak maju. penderitaan adalah sesuatu yang dapat menjadikannmu pribadi yang kuat. Dimana kenyamanan tak akan mampu melakukannya Karena penderitaan akan mengajari kita suatu pengalaman yang tiada tara. penderitaan bukan akhir segalanya Tapi awal kelahiran pribadi baru yang lebih hebat.penderitaan akan membuatmu menjadi kuat. Semakin dalam deritamu, semakin kuat dirimu. Seperti halnya seorang nenek dengan tikar buatannya betapa menyedikan  Demi sesuap nasi nenek berjualan tikar berangkat dari jam 3 pagi sampai sore ditengah kemajuan jaman yang semakin beraneka ragam keunikan karpet tapi dia tak pernah menyerah untuk berjualan tikar tradisional buatanya.

Selasa, 05 April 2016

keindahan bukit pancar





















Bukit pancar yang terletak di bogor ini sangat luar biasa indahnya dimana banyak sekali pohon pinus yang tinggi tinggi dan berumur tua,udara yang begitu sejuk mengayuhkan mata dan kesegaran dalam setiap hirupan yang selalu mendetakan jantung untuk tetap singga disini Angin berdesir di sepanjang pepohonan Burung-burung berkicau dengan merdu Embun pagi membasahi rumput-rumput dan dedaunan Inilahah tanah airku Indonesia Sawahnya yang luas menghijau Gunungnya yang kokoh tinggi menjulang aku pun merasakan kenyamana yang begitu dasyatnyabegitu senangnya aku dapat berkunjung dari beberapa bukit yang ada diindonesia yang betapa eloknya keindahan alam yang dimiliki Tuhan ciptakan Mulai dari pantai yang bisa.

tentang orang yang saya sayangin




Seseorang yang selalu saya sayangi,kagumi,banggakan yaitu ayah dan ibu yang sangat luar biasanya merawat anak-anaknya hingga sekarang kalian adalah sosok yang tak bisa terpisahkan dari kehidupan saya. Perjuangan yang selalu kalian kasih kepada anaknya begitu besarnya keringat yang selalu membasahi tubuh mata yang selalu menahan kantuk badan yang rentan sakit karena terlalu menghakimi untuk mencari uang tanpa adanya keluah kesah diparas wajah kalian. Dulu saya selalu berkeluh dengan kondisi yang super sibuk lelah dengan tugas tugas kata CAPEK selalu menghantui dalam bayangan dan pernah terucap juga ayah dan ibu tak punya waktu sama sekali untuk anaknya tidak pernah merasakan holiday bareng mereka,saya selalu iri dengan teman teman yang selalu berpergian setiap saat sedangkan saya nothing! tapi seketika saya melihat mereka yang dari pagi sampai malam hari selalu dengan pekerjaannya dengan muka kusutnya mereka bekerja hanya untuk anak anaknya bahagia.
Sebagai seorang anak,saya pun mengerti, betapa mulia nya derajat seorang ibu di sisi allah, sampai-sampai Allah pun telah memberi perumpamaan "Bahwa surga berada di telapak kaki seorang Ibu Begitu besar harapan seorang ibu kepada anaknya,begitu besar kasih sayang seorang ibu kepada anaknya.Bagiku, apa yang dilakukan ibu  dan ayah sungguh luar biasa.dari mereka lah saya belajar ingin menjadi orang yang benar benar patut dibanggakan untuk keluarga dan masyarakat, dari sikap ibu dan ayah yang lebih memilih menghargai setiap waktu yang diberikan Tuhan untuk dibagikan demi kemajuan orang lain dan sebagai mantan murid yang pernah diajarnya,saya selalu ditantang untuk tidak mudah menyerah  ketika menemui persoalan yang sukar dalam lika liku kehidupan ibu selalu mengkritik dan mengajar membuat strategi-strategi belajar yang menyenangkan. Pengalaman yang kurasakan dengan ibu, ternyata telah membuka cakrawala bahwa masing-masing orang diberi kemerdekaan oleh Tuhan untuk menentukan sikap terhadap hidup yang dijalaninya. Selain itu, yang menjadi keyakinan ibu adalah bahwa hidup yang ada sekarang pada dasarnya terletak di tangan kita dan kita mendapat  kepercayaan dari Tuhan untuk mengolahnya. Dari  anugrah hidup ini, ternyata ibu merasakan kemerdekaan untuk memilih, dan ibu memilih untuk memaknainya dengan membagikan cinta dan perhatian pada orang tersayang yaitu KELUARGA.
Cerita cita cinta masa depan yang mengmbanggun keluarga seperti ayah dan ibu jalankan adalah prinsipku,selalu ingtlah kalian dengan komitmen dimasa depan anaknya.










Keluarga kedua yang selalu aku sayangi yaitu sahabat,merekalah yang selalu mendengarkan keluh kesah selain kedua orang tuaku,mereka lah yang selalu menemani disaat suka dan duka,dari ke6 orang difoto itu mereka mempunyai sifat yang berbeda beda dari yang suka diem, pinter,suka belajar, cuek, tomboy, doyan marah, suka nangis, suka pacaran, suka makan, suka tidur,suka nasehatin. suka jalan jalan dll itu ada pada kepribadian mereka semua. Sifat egois kadang yang selalu melanda meledak bagi bom dimana partikelnya berserakan dan ulahnya yang berantem siapa yang kena keegoisannya siapa!dari situlah kita semua tau karakteristik setiap tokoh berbeda. Kita sebenarnya termasuk anak yang nakal susah dibilangin suka ngomongi orang paling tepatnya selalu ngerjain orang haha tapi kita juga punya sisi baik wanita yang terluluh jika pria sudah menepatkan pilihannya dengan kata keseriusan.dulu kita selalu nongkir dimana pun berada tak kenal waktu tak kenal omelan yang penting happy dengan sahabat,dari obrolan kosong yang tak bersajak tapi berimajinasi selalu mengatakan tentang masa depan dimana pilihan untuk sukses setiap pribadi berbeda beda. Dari yang biasanya sering nongkrong bareng makan bareng kemana mana bareng dan sekarang mereka sibuk dengan aktifitas yang mereka pilih untuk kedepannya dari semua yang sudah berjauhan ini alhamdulilah kita selalu berkomunikasi terus mengirim aktifitas yang mereka kerjakan juga. Terkadang merasa pengen seperti dulu tapi tu tak mungkin!bagaimana pun kita harus jadi sukses bertemu dengan GELARnya yng mereka pilih semoga dan yang disemogakan bisa mewujudkannya.

Manusia dan tanggung jawab


Manusia dan Tanggung jawab



Pengertian Tanggung jawab


Tanggungjawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggungjawab adalah kewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawaban dan menanggung akibatnya.
Tanggungjawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggungjawab juga juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Seseorang mau bertanggungjawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggungjawab itu karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Tanggungjawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggungjawab.
Apabila ia tidak mau bertanggungjawab, maka akan ada pihal lain yang
memaksa tanggungjawab itu. Dengan demikian tanggungjawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain. Dari sisi pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu, dengan demikian ia sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik.
Dari sisi pihak lain, apabila si pembuat tidak mau bertanggungjawab, pihak lain yang akan memulihkan baik dengan cara individual maupun dengan cara masyarakat. Apabila dikaji, tanggungjawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi sebagai akibat dari pebuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian pada pihak lain. Kewajiban atau beban itu ditujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau pihak lain dengan keseimbangan, keserasian keselarasan antara sesama manusia, antara manusia dan lingkungan, antara manusia dan Tuhan selalu
dipelihara dengan baik. Tanggungjawab itu cirri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggungjawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya.
Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaan bertanggungjawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan takwa terhadap Tuhan.
Macam-macam Tanggungjawab :
1.      Tanggungjawab terhadap diri sendiri
2.      Tanggungjawab terhadap Keluarga
3.      Tanggungjawab terhadap masyarakat
4.      Tanggungjawab terhadap bangsa / Negara
5.      Tanggungjawab terhadap Tuhan
Pengabdian dan Pengorbanan
Wujud tanggungjawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pegorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta kasih sayang, norma, atau satu ikatan dari semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggungjaab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencapai kebutuhan, hal itu berarti mengabdi keapada keluarga. Manusia tidak ada dengan sendirinya, tetapi merupakan mahluk ciptaan Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan manusia wajib mengabdi kepada Tuhan.
Pengabdian berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada uhan, dan merupakan perwujudan tanggungjawab kepad Tuhan. Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarati pemberian untuk menyatakan kebaktian.
Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung keikhalasan yangtidak menganadung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara sesame kawan sulit dikatakan pengabdian karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatannya, tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepaa sesame teman. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran dan perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan sja diperlukan.
Pengabdian lebih banyak menunjuk pada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk pada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.


Sumber :
Prasetya, Joko Tri Dkk.2009.Ilmu Budaya Dasar.Jakarta : Rineka Cip


Kamis, 31 Maret 2016

Manusia dan Harapan

PENGERTIAN HARAPAN

nama : Titi Komariah Septiyanti
NPM : 56415912


PENGERTIAN HARAPAN





Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.
Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa “Si pungguk merindukan bulan”
Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pemah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A. luluspun mungkin tidak.
Harapan hams berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN ?
Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang balk fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yabg mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
Dorongan kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam din manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, bcrkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka.
Kodrat juga terdapat pada binatang dan tumbuh-tumbuhan, karena binatang dan tumbuhan perlu makan, berkembang biak dan mati. Yang mirip dengan kodrat manusia ialah kodrat binatang, walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. Perbedaan antara kedua mahluk itu, ialah bahwa manusia memiliki budi dan kehendak. Budi ialah akal, kemampuan untuk memilih. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan, sebab bila orang akan memilih, ia harus mengetahui lebih dahulu barang yang dipilihnya. Dengan budinya manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah, dan dengan kehendaknya manusia dapat memilih.
Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan clan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bersama dengan manusia lain.
Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan. Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bennacani-macant kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani
Kebutuhan jasmaniah misalnya ; makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan, dan papan), ketenangan, hiburan, dan keberhasilan.
Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisilc/jasmaniah maupun kemampuan betpikimya.
Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sumber:



Manusia dan Kegelisahan

Nama : Titi Komariah Septiyanti
NPM : 56415912




Pengertian Manusia dan kegelisaan







Kegelisahan berasal dari kata gelisah , yang berarti tidak tentram hatinya , selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Tidak lain dari semua itu adalah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan. Pada masing-masing orang terdapat reaksi yang berbeda dengan yang lain, tergantung faktor-faktornya, dan itu wajar. Adapun bahwa manusia selalu merasa gelisah hingga membuatnya mengeluarkan keringat dingin, jantungnya berdetak sangat kencang, tekanan darahnya naik pada kondisi. Serta dapat juga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahanhanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisahan merupakansalah satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.

B.Macam-macam kegelisahan :

1)Kegelisahan negatif
Kegelisahan yang berlebih-lebihan/yang melewati batas, yaitu kegelisahan yang berhenti pada titik merasakan kelemahan, di mana orang yang mengalaminya sama sekali tidak bisa melakukan perubahan positif atau langkah-langkah konkret untuk berubah atau mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu kegelisahan dalam ‘menanti-nanti’ sesuatu yang tidak jelas atau tidak ada.
2)Kegelisahan positif
Kegelisahan dalam arti yang baik digunakan sebagai kesadaran yang dapat menjadi spirit dalam memecahkan banyak permasalahan, sebagai tanda peringatan, kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tak terduga. Ia juga merupakan kekuatan dalam menghadapi kondisi-kondisi baru dan dapat membantu dalam beradaptasi.
Singkatnya, ia merupakan faktor penting yang dibutuhkan manusia. Sedangkan “kegelisahan negatif” jelas sangat membahayakan, seperti gula pada darah; ketika ketinggian kadarnya membahayakan kesehatan manusia.
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekhawatiran, ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.

C.Macam-Macam Kecemasan:

Menurut Sigmund Freud, kecemasan dibagi menjadi tiga macam, yakni :

a) Kecemasan obyektif/kenyataan
Kecemasan obyektif adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan sesorang yang mengancam untuk mencelakakannya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi takut kalau ia berada di dekat dengan benda- benda tertentu atau keadaan tertentu dari lingkungannya. Misalnya, ketakuatn terhadap kegelapan mungkin merupakan pembawaan dari generasi sebelumnya.
Rasa ketakutan atau kecemasan ini lebih mudah diperoleh selama masih bayi atau kanak- kanak, karena organisme yang masih muda lemah dalam menghadapi bahaya- bahaya dari luar dan sering kali dikuasai oleh ketakutan egonya belum berkembang sampai titik, dimana organisme dapat menguasai rangsangan- rangsangan yang jumlahnya berlebihan. Itulah sebabnya kita perlu melindungi anak yang masih kecil terhadap pengalaman- pengalaman traumatic (pengalaman kecemasan).

b) Kecemasan neurotis (saraf)
ditimbulkan oleh suatu pengamatan tentang bahaya dari naluriah. Kecemasan neurotis selalu berdasarkan kecemasan tentang kenyataan, dalam arti kata bahwa seseorang harus menghubungkan suatu tuntutan naluriah dengan bahaya dari luar sebelum ia belajar merasa takut terhadap naluri- nalurinya. Kecemasan neurotis dapat dibedakan dalam tiga bentuk:

1.    Bentuk kecemasan yang berkisar dengan bebas dan menyesuaikan dirinya dengan segera pada keadaan lingkungan yang kira- kira cocok. Kecemasan semacam ini menjadi sifat dari seseorang yang gelisah, yang selalu mengira bahwa sesuatu yang hebat akan terjadi.
2.    Bentuk ketakutan yang tegang dan irasional (phobia). Sifat khusus dari pobia adalah bahwa, intensitif ketakutan melebihi proporsi yang sebenarnya dari objek yang ditakutkannya. Misalnya, seorang gadis takut memegang benda yang terbuat dari karet. Ia tidak mengetahui sebab ketakutan tersebut, setelah di analisis; ketika masih kecil dulu ia sering diberi balon oleh ayahnya, satu untuk dia dan satu untuk adiknya, sehingga ia mendapatkan hukuman yang keras dari ayahnya. Hukuman yang didapatnya dan perasaan bersalah menjadi terhubung dengan balon karet.
3.    Reaksi gugup atau setengah gugup, reaksi ini munculnya secara tiba-tiba tanpa adanya provokasi yang tegas. Reaksi gugup ini adalah perbuatan meredakan diri yang bertujuan untuk membebaskan seseorang dari kecemasan neurotis yang sangat menyakitkan dengan jalan melakukan sesuatu yang dikehendaki oleh dia. Meskipun ego dan super ego melarangnya.


c) Kecemasan moril
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang . Tiap pribadi memiliki bermacam macam emosi antar lain: iri, benci, dendam, dengki, marah, gelisah, dan lain lain. Sifat sifat seperti itu adalah sifat sifat yang tidak terpuji , bahkan mengakibatkan manusia akan merasa khawatir, takut, cemas, gelisah dan putus asa .
Misalnya sesorang yang mersa dirinya kurang ganteng, maka dalam pergaulan ia terbatas kalau ia tidak tersisihkan, sementara itu ia pun tidak berprestasi dalam berbagai kegiatan, sehingga kawan kawannya lebih dinilai sebgai lawan. Ketidakmampuannya menyamai kawan kawannya demikian menimbulkan kecemasan moril.
Studi kasus; manusia memang tak luput dari kesalahan dan dari kesalahan inilah manusia sering kali gelisah oleh Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai yang terkadang juga berbuat dan berakibat fatal bagi dirinya.
D.Bentuk – bentuk kegelisahan dalam diri manusia dapat menjelma seperti :
1. Keterasingan
Terasing, diasingkan atau sedang dalam keterasingan sudah ada sejak puluhan bahkan ribuan tahun lamanya. Dimana terasing pada dasarnya dapat didefinisikan sebagi bentuk kehilangan eksistensi diri yang disebabkan tidak adanya pengakuan tentang keberadaan kita “secara hakikat” atau dengan kata lain merasa tersisihkan dan termarjinalkan oleh diri sendiri dan orang lain dalam pergaulan atau mayarakat. Keterasingan disebabkan oleh dua faktor, yaitu :

A. Faktor intern, atau fakor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda dengan orang lain, rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan.
B. Faktor ekstern, yaitu faktor yang berasal dari luar diri. Faktor ini pun biasanya bersumber pada faktor yang pertama.

2. Kesepian
Aplikasi dan perwujudan dari terasing adalah kesepian. Jika seseorang sudah merasa diasingkan maka orang tersebut akan mengalami kesepian dalam diri dan lingkungan sehingga merasa kesepian. Jika hal ini terus dibiarkan maka orang tersebut akan kehilangan unsur dan karakter unik dalam dirinya senhingga dia pun sulit untuk mengenali dirinya.

3. Ketidakpastian
Berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal usul yang jelas. Itu semua disebabkan oleh pikiran yang tidak dapat berkonsentrasi yang mengacaukan pikirannya.
E.Mengapa Kegelisahan sering Dialami Manusia?
Umumnya manusia tidak menyukai kegelisahan dan mendambakan kebahagiaan. Tapi justru yang ditakutkan itu sering datang pada kehidupan kita. Dan yang didambakan itu sering menjauh dari kita. Mengapa?
Kegelisahan tidak jarang bersahabat dengan umumnya kita. Ada yang gelisah karena faktor-faktor materi, ada juga yang bukan karena hal-hal yang material. Mungkin kegelisahan itu disebabkan antara lain: 
1. Kesulitan ekonomi
2. Takut kehilangan harta, jabatan dan popularitas 
3. Penyakit yang menahun 
4. Kesulitan mendapatkan pasangan hidup yang ideal 
5. Takut kehilangan pasangan hidup 
6. Khawatir gagal dalam berkarier 
7. Dan lainnya

OPINI :
kegelisahan sebenarnya bisa diatasi tetapi terkadang manusia sulit untuk mengatasinya. kegelisahan dapat di lawan  dengan ketenangan, tetapi itu sulit diatasi oleh manusia. dalam keadaan tertekan manusia sering mengalami kegelisahan, egelisahan selalu menyelimuti manusia. salah satu cobaan pada diri manusia adalah kegelisahan. dan bedanya kegelisahan ini dengan cobaan yang lain adalah kita dapat merasakannya walaupun tak ada yang menyakiti kita. kegelisahan dapat terjadi saat diri kita berada dalam situasi ketidakpastian, kesepian, ataupun keterasingan. bahkan kita tidak mengetahui penyebab kita gelisah. dan memang hidup itu penuh misteri. manusia tidak akan pernah